GEOSICEL Alat Pendeteksi Aktivitas Seismic Gunung Berapi Karya Mahasiswa FAST UAD

Foto Anggota Tim Geosicel FAST UAD pada ajang Indonesia Inventors Day 2022 di Universitas Udayana Bali
Indonesia terletak di pegunungan aktif Mediterania yang menyebabkan banyak gunung berapi tersebar di seluruh Indonesia. Saat ledakan terjadi, letusan dan guncangan tektonik dari gunung tersebut sulit dideteksi oleh alat. Kejadian seperti ini akan merugikan banyak pihak. Maka sangat diperlukan upaya-upaya mitigasi baik ditingkat pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi resiko akibat bencana yang diakibatkan oleh aktivitas seismik gunung berapi. Upaya mitigasi dapat dilakukan baik melalui pembangunan fisik yang sesuai aturan baku atau tahan gempa maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Hal inilah yang mendorong sekelompok mahasiswa Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang beranggotakan RR Nurul Hidayati Yahya, Karisna, Dhea Aura Nabitha, Yuliana Safitri, dan Dhita Pratama Putra untuk menciptakan alat pengukur aktivitas seismik gunung berapi yang diberi nama “Geosicel”.. Salah satu anggota Tim Geosicel Dhea Aura Nabitha mengungkapkan, “Untuk sistem geosicel sendiri mirip seperti BMKG gitu. Untuk mendeteksi adanya getaran yang ada di sekitar gunung berapi”.
Geosicel yang dimerupakan rancang bangun sensor geophone dengan rangkaian Real time seismic amplitude measurement (RSAM) menggunakan mikrokontroller Arduino. Jadi, Geosicel ini digunakan untuk mengidentifikasi adanya getaran seismik secara real-time. Prinsip kerjanya adalah ketika ada getaran di sekitar gunung berapi maka sensor geophone mulai bekerja. Didalam sensor geophone terdapat pegas yang dapat berosilasi sehingga menyebabkan terjadinya fluks dan muncul GGL induksi. Tegangan induksi ditangkap oleh sensor dan menghasilkan output sinyal sinusoidal yang akan ditampilkan pada sebuah smartphone melalui web site. Hasil pencatatan getaran tersebut ditampilan pada website https://geosicel.sebaya.id/. Kelebihan dari alat ini adalah mampu mendeteksi getaran dari jarak jauh. Namun, masih memerlukan kabel yg cukup panjang agar bisa terhubung dengan alatnya.
Tim Geosicel dibawah bimbingan Ibu Umi Salamah, S.Si., M.Sc., Dosen Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), juga berhasil meraih medali silver dalam Indonesia Inventors Day 2022 kategori WINTEX dengan mengusung inovasi berjudul “Real time seismic amplitude measurement (RSAM) as volcanic activity monitor of volcanos”. Ajang tersebut merupakan ajang berskala internasional dan diikuti oleh ratusan tim dari berbagai negara yang dilaksanakan di Universitas Udayana Bali pada 29–31 Oktober 2022. [Risa/Reporter FAST Creative]






Dosen fisika UAD mengusung riset terkait PLTS berhasil meraih penghargaan “ Satu Indonesia Award” yang diadakan oleh PT. Astra. Riset ini diketuai oleh dosen fisika, yaitu Ibu Umi Salamah, S.Si., M.Sc. Satu Indonesia Award adalah sebuah apresiasi yang diberikan kepada anak bangsa yang senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat didalam lima bidang,yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewairausahaan, dan teknologi, serta satu kategori kelompok yang mewakili lima bidang tersebut.Untuk seleksinya juga ketat ada beberapa tahapan yang dilalui, yaitu : 1) Seleksi administrasi yang terdiri dari gambaran teknologi, portofolio, dan CV, 2) Setelah itu seleksi narasi gambaran teknologi secara detail, 3)Setelah itu ada seleksi wawnacara, dan yang terakhir 4) Seleksi monitoring ke lokasi dengan Tempo Media Group karena disini PT ASTRA Internasional Tbk bekerja sama dengan Tempo Media Group.Didalam seleksinya ini ada 10.000 pendaftar lalu kemudian diseleksi menjadi 1.000 peserta kemudian diseleksi menjadi 100 peserta dan yang terakhir menjadi 100 peserta. Ibu Umi Salamah, S.Si., M.Si mengatakan untuk riset ini temanya sendiri berkaitan dengan PLTS yaitu implementasi monitoring PLTS dengan pengembangan berbeda-beda pada tergantung inovasi setiap instansi dengan inovasi yang berbeda. Pembangkit listrik tenaga surya sendiri adalah pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik. Pembangkitan listrik dengan energi surya dapat dilakukan secara langsung menggunakan fotovoltaik, atau secara tidak langsung dengan pemusatan energi surya.