Transformasi Pertanian Digital: Implementasi Smart Farming Mulai Merambah Desa Serut Gunungkidul

Sinergi Akademisi dan Masyarakat: Prof. Dr. Yudi Ari Adi, S.Si., M.Si. dan Subhan Zul Ardi, S.KM., M.Sc. berfoto bersama perangkat desa dan mahasiswa setelah peninjauan lahan Smart Farming di Desa Serut, Gedang Sari, Senin (13/4).
WARTA FAST – Desa Serut, Kecamatan Gedang Sari, kini mulai melangkah menuju era pertanian modern. Pada Senin, 13 April 2026, telah dilaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang fokus pada penerapan teknologi Smart Farming bagi para petani lokal di Kabupaten Gunungkidul.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan pertanian di lahan kering dengan memanfaatkan teknologi sensor dan data presisi guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi sumber daya.
Fokus utama dari kunjungan PkM ini adalah melakukan pemetaan dan edukasi mengenai sistem pertanian cerdas. Melalui teknologi ini, petani di Desa Serut diharapkan dapat:
- Memantau kondisi lahan secara real-time melalui perangkat digital.
- Mengefisiensikan penggunaan air dan pupuk sehingga lebih ramah lingkungan.
- Meningkatkan kualitas hasil panen agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Peninjauan teknis di lapangan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Yudi Ari Adi, S.Si., M.Si. bersama Subhan Zul Ardi S.KM., M.Sc. Kehadiran mereka memastikan bahwa inovasi teknologi yang dibawa tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memperhatikan standar kesehatan dan keamanan pangan bagi masyarakat.
Meski kunjungan fisik dilakukan oleh kedua pakar tersebut, program ini merupakan hasil sinergi tim ahli yang terdiri dari Dr. Umi Salamah, S.Si., M.Sc., Dr. Arif Rahman, S.Kom., MT., dan Oktira Roka Aji, S.Si., M.Si., yang terlibat aktif dalam penyusunan strategi dan keberlanjutan program Smart Farming di wilayah tersebut.
“Objek utama dari kegiatan ini adalah memberdayakan petani Serut dengan teknologi yang tepat guna. Kita ingin mengubah pola tani tradisional menjadi lebih terukur dan berbasis data,” ungkap tim pelaksana di lokasi.
Penerapan Smart Farming di Desa Serut diproyeksikan menjadi model percontohan bagi wilayah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan dukungan akademisi, warga desa optimis bahwa modernisasi pertanian ini akan memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan taraf hidup petani di masa depan. Kunjungan ditutup dengan komitmen bersama antara tim PkM dan perangkat desa untuk segera merealisasikan pemasangan perangkat di lahan-lahan percontohan yang telah ditentukan.
