Dosen dan Mahasiswa FAST Raih Juara dalam ENTOlympics Internasional
(FastNews) FAST kembali meraih juara dalam lomba ENTOlympics yang diselenggarakan oleh Royal Entomoloy Society di Inggris pada tanggal 26 Agustus 2021. ENTOlympics merupakan kompetisi internasional yang terfokus pada bidang Entomologi dan termasuk kedalam rangkaian acara Ento’21 Conference. ENTOlympics diikuti oleh beberapa mahasiswa maupun pengajar dari seluruh belahan dunia yang memiliki konsentrasi keilmuan di bidang entomologi. ENTOlympics diadakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dengan bentuk soal isian singkat yang terbagi dalam 3 sesi. Dari 40 peserta, tim yang terdiri dari dosen biologi FAST yaitu Ichsan Luqmana Indra Putra S.Si., M.Si. dan mahasiswa biologi Ragil Yoga Mandhala Wicaksana mendapatkan juara 2 dengan poin sejumlah 35 dan hanya berbeda 1 poin dengan juara pertama yaitu 36 poin. Selain sertifikat keikutsertaan, juara runner up mendapatkan prize pack kejutan yang saat ini masih dalam perjalanan dari Inggris menuju Indonesia. Menurut Ragil, persiapan yang dilakukan yaitu dengan membaca jurnal berbahasa Inggris. “Persiapan saya dengan membaca jurnal-jurnal entomologi berbahasa inggris, dan yang menarik buat saya ketika lombanya diadakan jam 16:30 waktu UK sama dengan jam 23.00 WIB jadi bagaikan lomba di tengah malam”, ujar Ragil. (DNAF)










(FastNews) Satu lagi skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka, MBKM,yang diluncurkan Kemendikbud pada tahun 2021 yaitu Modul Nusantara. Melalui skema ini, mahasiswa dapat mengeskplorasi keragaman kebudayaan Indonesia untuk menumbuhkan rasa cinta mahasiswa terhadap tanah air Indonesia. Perguruan tinggi dan dosen yang lolos seleksi kemudian merancang aktivitas dan sarana perkuliahan untuk dijalankan pada semester gasal tahun ajaran 2021/2022. Sebanyak 20.000 mahasiswa lintas perguruan tinggi antar pulau saling menyapa baik secara daring maupun blended learning.
Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) UAD juga berhasil mengirimkan salah satu dosennya, yaitu Dr. Agung Budiantoro, dosen Biologi, menjadi pengajar pada kegiatan Kebhinekaan 6. Pada kelas Dr. Agung ini akan banyak mengeksplorasi Sejarah Batik Tulis dan budaya masyarakat Giriloyo, Imogiri Bantul. Empat belas mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Makassar, STMIK AMIK Riau, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Mulawarman, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Halu Oleo, dan Universitas Ahmad Dahlan tergabung dalam kelompok A kegiatan Kebhinekaan 6 tersebut. Pada tanggal 9 November 2021 diadakan kunjungan lapangan luring bertemu langsung dengan para pembatik dan ketua paguyuban batik Giriloyo. Perguruan tinggi nantinya wajib memberikan konversi dan pengakuan sistem kredit semester sebanyak 20 SKS bagi mahasiswa yang mengikuti program ini. (IU)